Inikah Patah Hati ?
Sudah
sering ku patah hati. Didustai, diselingkuhi dan dijauhi tanpa kabar. Namun
kali ini rasanya beda, lebih pedih dan sesak dihati. Seperti daging yang diiris
dengan karatnya belati.
Ini
kah hasil perjuangan ku selama ini ? Sudah hasil akhir atau masih ada jalan
cerita lagi ? Jawaban itu yang masih ku cari. Biarkan rasa sakit ini yang ku
telan sendiri, biarkan rasa pedih ini ku nikmati sendiri dan kamu yang ku
cintai, ku biarkan terus membuat luka dan pedih di hati.
Aku
tetap berusaha untuk tertawa dengan mu, menutupi sakit dan perihnya perasaan
yang menggebu didada. Aku tetap berusaha untuk bersama mu, meski kadang melihat
mu hanya ada bayangan luka dan kesedihan semata.
Aku
bukan lah pria yang sempurna. Aku bukan lah yang kau inginkan seutuhnya. Bukan
salah mu jika kamu memilih seperti ini, tapi harus jujur ku katakan kamu adalah
wanita yang memang pantas ku perjuangkan.
Lalu
apakah ini disebut patah hati ? Atau mungkin ini sebuah istilah baru yang ku
sebut patah asa ? Entahlah, akan aku kejar dirimu sampai ke ujung dunia bahkan
ku kejar cinta mu sampai titik nafas akhir berhembus.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar