Selasa, 22 April 2014

Inikah Patah Hati ?



Inikah Patah Hati ?


Sudah sering ku patah hati. Didustai, diselingkuhi dan dijauhi tanpa kabar. Namun kali ini rasanya beda, lebih pedih dan sesak dihati. Seperti daging yang diiris dengan karatnya belati.

Ini kah hasil perjuangan ku selama ini ? Sudah hasil akhir atau masih ada jalan cerita lagi ? Jawaban itu yang masih ku cari. Biarkan rasa sakit ini yang ku telan sendiri, biarkan rasa pedih ini ku nikmati sendiri dan kamu yang ku cintai, ku biarkan terus membuat luka dan pedih di hati.

Aku tetap berusaha untuk tertawa dengan mu, menutupi sakit dan perihnya perasaan yang menggebu didada. Aku tetap berusaha untuk bersama mu, meski kadang melihat mu hanya ada bayangan luka dan kesedihan semata.

Aku bukan lah pria yang sempurna. Aku bukan lah yang kau inginkan seutuhnya. Bukan salah mu jika kamu memilih seperti ini, tapi harus jujur ku katakan kamu adalah wanita yang memang pantas ku perjuangkan.

Lalu apakah ini disebut patah hati ? Atau mungkin ini sebuah istilah baru yang ku sebut patah asa ? Entahlah, akan aku kejar dirimu sampai ke ujung dunia bahkan ku kejar cinta mu sampai titik nafas akhir berhembus.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar