Rabu, 26 Februari 2014

RODA KEHIDUPAN


RODA KEHIDUPAN

Sebaik-baiknya teman, sepeduli-pedulinya sahabat, seperhatian-perhatiannya guru, bahkan sesayang-sayangnya pacar kepada kita ? Gada yang bisa ngalahin baiknya, pedulinya, perhatiannya dan kasih sayangnya orang tua. Kenapa harus ada dewasa ? Aku ingin seperti dulu 10-12 tahun yang lalu. Ketika itu semua ku dapatkan dengan cara yang indah. Kita mereka menginginkan menjadi lelaki yang kuat, mandiri, berpikir dewasa. Tapi aku seperti dulu ibu, aku ingin kau gendong dan kau angkat hingga ku bisa melihat tingginya cinta kasih mu bapak. Aku ingin sekali lagi merasakan ciuman kalian. Ingin sekali rasanya ku tidur digendonganmu, dipangkuanmu, mendengar cerita yang selalu mengantarkan malam ku kedalam malam yang indah.
Mereka masih memberikan segala kebaikannya yang mereka punya, kepedulian mereka masih terus ada, perhatiannya terus terucap dan kasih sayangnya masih kurasakan tanpa berkurang sedikit pun. Tapi perlakuan yang mereka berikan sungguh berbeda, aku ingin kembali seperti dulu. Menangis dipelukanmu karena perlakuan jahat orang lain, menceritakan dengan seru kejadian yang ku alami bahkan ku rindu omelan mu ketika  ku melakukan kesalahan.
Kini ku hanya mampu berdo'a dari kejauhan. Semoga Tuhan Yang Maha Esa selalu menempatkan diri mu dalam kebahagiaan, kenyamanan dan kesahatan yang sungguh luar biasa. Kalian rela membanting tulang untukku diri ini yang seharusnya sudah mampu menafkahi diri sendiri dan kalian. Kalian rela menjadikan malam sebagai siangmu, dan siangmu kau jadikan rutinitas kerja kerasmu. Tak peduli betapa dinginnya malam, teriknya panas, bahkan kerasnya hujan yang menerpa. Kalian tetap berjuang untuk ku. Sungguh ingin sekali memeluk kalian, bermanja dengan semua kekanak-kanakanku.
Bu, Pak kini anakmu sudah dewasa. Kini anakmu sedang mengais masa depannya. Mohon restu dan iringan do'a dari kalian. Semoga segala mimpinya dapat terwujud demi membuat kalian tersenyum meski hanya sedikit. Terimakasih atas segala nilai yang telah dan yang masih engkau berikan. Aku sayang kamu ibu, bapak.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar