Kamis, 07 November 2013

CIN (tanpa) TA

CIN (tanpa) TA

Ini sebuah cerita cinta yang biasa. Mungkin banyak orang yang sudah pernah merasakannya. Cinta bisa ditafsirkan siapa saja. Ada cinta yang dipandang dusta, ada cinta yang dipandang hina, ada cinta yang dipandang nikmat dunia bahkan ada cinta yang dipandang sebagai nafsu belaka. Sebagai pria normal ku ingin merasakan apa itu cinta. Selama ini yang ku tak tahu rasanya cinta. Hanya kata dusta yang diucapkan sepasang bunga yang mekar dan merekah. Namun menjadi bencana ketika cinta menjadi api dan angin apabila disatukan.

Ini kisah cinta yang sungguh berbeda dan baru ku rasakan. Diawal ku merasa menggelora dan membara. Seperti Arjuna yang bersayembara memperebutkan hati Dewi Sinta. Ku pikir cinta itu memang membawa bahagia. Berpadunya dua insan dalam suatu hubungan akan menjadi indah jika terjalin laksana Raja dan Ratu yang punya kuasa. Cinta memang berawal dari sebuah kata yang sangat sederhana. Bahkan penyair kerap kali berkata “hidup tanpa cinta itu, bagaikan taman yang tak berbunga”. Disemua bahasa dunia, cinta memiliki arti yang sama. Namun tidak semua orang mampu memaknainya sama. Banyak orang yang mati mengatas namakan cinta, banyak wanita yang hamil mendasarkan nama cinta, dan banyak pria atau wanita menjadi gila karena sebuah kata singkat yakni cinta.

Wanita ini hadir seperti bidadari dari langit yang turun tanpa sayap. Terlihat natural dan indah layaknya bunga mawar tanpa duri. Senyumnya benar-benar mampu melelehkan kokohnya hati. Tatapan matanya nampak tajam, layaknya pedang samurai yang menggorok leher orang sakti. Lenggok tubuhnya mampu membuat hati ini berdebar dan rangkaian kata yang terucap bak petir menyambar yang menghancurkan denyut nadi. Betapa menggigilnya tubuh ini ketika berjumpa dengannya  dan betapa kacaunya pikiran ini ketika hendak ingat tentangnya. Aneh dalam pikirku, kenapa dia sungguh berbeda. Lagi-lagi ku kagum dengan ciptaan Tuhan yang begitu indah dan mempesona.

Perlahan-lahan ku memberanikan diri untuk mendekatinya. Sebuah rasa pun hadir dan jelas berbeda. Ketika ku jumpa dengan bidadari lainnya rasa ini tampak biasa, namun dengannya seperti bertemu Angelina Jolie artis dunia yang mempesona. Detik demi detik, menit demi menit, jam demi jam dan hari demi hari sudah terlewati bersamanya. Kedekatan kami layaknya sepasang sejoli yang malu-malu akan mengungkapan isi hati. Seperti sepasang burung nuri yang sibuk mencari sarang untuk bersinggah. Ini semua membuatku bahagia, sungguh tak ku sangka dalam benak ku ketika gadis secantik dia dekat dan membuatku nyaman. Hidup ini seakan tak berarti bila tanpa senyumnya disetiap pagi.

Setelah lama memendam rasa ku mulai memberanikan diri untuk mengungkapkan unek-unek di hati. Disebuah malam ku niatkan dalam diri, nyatakan cinta dan berharap dapat respon yang lebih. Namun sayang sungguh disayang, kedekatan kita selama ini hanya sebuah rangkaian dalam saling mengenal dan pertemanan. Pikiran ku porak poranda, hati ku hancur lebur “sia-sia” pikirku. Cinta yang ku damba, rasa yang ku tunggu, dan kebahagiaan yang ku nanti hancur dan sirna. Kata TIDAK yang terucap lewat pesan singkatnya membuat jantung ini berhenti berdetak. Aliran darah serasa berhenti sejenak, hati sakit dan tersayat. Kecewa sudah pasti, mimpi yang sudah di depan mata musnah karena penolakannya. Lalu untuk apa rasa perhatian yang hadir selama ini ? Apa hanya sebuah rasa peduli semata ? Sungguh ini bukan ingin dalam mimpiku.

Rasa ini pun mulai lelah, pesimis hadir dan melanda. Ku tak ingin lagi tahu apa itu arti cinta, semua itu hanya dusta dan isapan jempol belaka. Tak lagi ku percaya akan namanya cinta. Itu hanya sebuah kata di kamus besar bahasa Indonesia yang tak mempunyai arti jelas dan nyata. Untuk kedepannya hanya dia dan Tuhan yang menjawabnya. Lalu jika sudah begini, cinta ku menjadi tak sempurna. Jika memang benar ada kata cinta yang bertepuk sebelah tangan ? Mungkin ini yang ku sebut CIN tanpa TA. Tidak menjadi CINTA karena ada penghalang dan belum bisa disatukan.


CINTA MEMILIKI ARTI YANG BERBEDA-BEDA DALAM SETIAP KAMUS BAHASA DI DUNIA, NAMUN MENJADI SAMA KETIKA CINTA MULAI DATANG DAN DIRASAKAN HATI MANUSIA... MENYERAH BUKAN NAMA TENGAH KU !!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar