Menyerah ? bukan bagian dari namaku.
Mengalah ? bukan isyarat untuk berhenti mendapatkan hatinya.
Aku memang jelas berbeda dengan mereka.
Aku memang tak setampan pesaing-pesaing ku, aku memang tak semewah mereka.
Tapi aku sekokoh tombak yang menancap dibatu karang, aku sesabar air yang terus menerjang melubangi batuan besar.
Dan aku yakin akan selalu yakin kaulah isi dalam semua ruang penantianku
RIBUAN KALI KATA TIDAK TERUCAP,
MAKA JUTAAN KALI KU AKAN TERUS BERUSAHA HANCURKAN PONDASI HATIMU
Tidak ada komentar:
Posting Komentar